Category Archives: Artikel

Studi Green List New Zealand

Studi Green List New Zealand menawarkan keuntungan yang jarang diberikan negara lain untuk jenjang studi dibawah Master atau PhD. Dengan adanya Green List Roles, studi di New Zealand jadi pilihan menarik buat kamu yang misalnya ingin kuliah S1 sambil membawa keluarga.

Kalau kamu kuliah Bachelor di luar negeri, biasanya pasangan dan anak nggak bisa ikut tinggal lama, karena aturan ini umumnya hanya berlaku untuk level Master atau PhD. Kalaupun boleh ikut, statusnya biasanya hanya visitor atau tourist. Nah, New Zealand punya aturan berbeda! Mahasiswa S1 yang mengambil jurusan dalam daftar Green List bisa mengajak keluarga tinggal bersama, dengan pasangan mendapat full work rights dan anak-anak bisa sekolah GRATIS di sekolah negeri.

Apa Itu Green List Roles?

Studi Green List New Zealand

Green List Roles adalah daftar jurusan atau profesi prioritas di New Zealand yang masuk dalam kategori “strategic skill shortage” dimana lulusannya sangat dibutuhkan. Kalau kamu mengambil studi di jurusan ini (tingkat level 7 atau 8 seperti S1 atau Graduate Diploma), maka kamu bisa bawa pasangan dan anak untuk tinggal sama kamu.

Kenapa Studi Green List New Zealand Penting Buat Mahasiswa S1?

Kalau kuliah S1 di NZ, biasanya kamu akan dapat Post Study Work Visa (PSWV). Tapi, kalau jurusanmu masuk Green List, benefitnya jadi lebih banyak:

  • Pasangankamu bisa dapat open work visa: pasangan kamu bisa kerja full-time di bidang apapun,tanpa batasan sektor.
  • Anakkamu bisa dapat status domestic student: Nah, saat pasangan kamu dapat work visa sebagai partner of student, anak-anak kamu yang ikut bisa mendapatkan Dependent Child Student Visa, dan bersekolah di sekolah negeri tanpa biaya alias gratis
  • Jalan ke residency lebih gampang karena profesi kamu memang high demand di NZ.

Tapi, walaupun dapat akses PSWV, untuk Green List kamu hanya bisa kerja sesuai bidang jurusanmu. Artinya, misalnya kamu kuliah di jurusan Bachelor of Construction, berarti kamu harus kerja di sektor konstruksi juga ya. Jadi nggak bisa lintas jurusan.

Kalau jurusan kamu tidak masuk Green List, kamu masih bisa dapat PSWV dan kerja lintas jurusan, tapi pasangan atau anak kamu cuma bisa pegang visitor visa ya.

Bachelor of Construction

Salah satu jurusan Green List yang lagi populer adalah Bachelor of Construction. Bachelor of Construction nggak cuma belajar soal bangunan saja, tapi juga mencakup project management, quantity surveying, sampai teknologi konstruksi.

Biasanya jurusan ini punya beberapa major:

  • Construction Management: fokus ke manajemen projek, mengatur timeline, budgeting, sampai koordinasi tim.
  • Quantity Surveying: belajar hitung-hitungan biaya material, tenaga kerja, dan memastikan proyek sesuai anggaran.
  • Construction Technology: belajar metode dan teknologi terbaru dalam pembangunan, termasuk material ramah lingkungan.

Jadi skill yang kamu dapetin bukan cuma teknis, tapi juga manajerial.

Bachelor of Construction (Level 7) tercatat di Green List karena:

  • Kekurangan Tenaga
  • Industri Kunci
  • Posisi Vital: Lulusan bisa kerja sebagai Construction Project Manager, Quantity Surveyor, Building Project Manager, sampai Construction Technologist.

Gimana? Kamu mau tau daftar jurusan Green List, persyaratan visa, atau panduan studi di New Zealand lainnya? Silakan hubungi kami disini atau silakan isi form dibawah ya!

Studi Luar Negeri Tanpa IELTS

Studi Luar Negeri Tanpa IELTS: Peluang Kuliah ke Berbagai Negara

Studi Luar Negeri Tanpa IELTS

Studi Luar Negeri Tanpa IELTS bukan hal yang mustahil. Banyak calon mahasiswa atau pelajar yang ingin studi di luar negeri terkendala dengan syarat sertifikasi bahasa Inggris seperti IELTS atau TOEFL. Padahal, ada banyak negara yang memberikan jalur alternatif selain sertifikat bahasa Inggris seperti IELTS/TOEFL loh!

Jadi, kalau kamu belum punya sertifikat kemampuan bahasa Inggris, kamu jangan buru-buru minder, karena ada banyak opsi praktis yang bisa kamu pilih, bahkan ada yang menawarkan kursus gratis hingga 4 minggu di tahun 2025 ini! Berikut beberapa opsi nya:

1. Singapura: PVT di Curtin Singapore

Kalau kamu mencari studi luar negeri tanpa IELTS ataupun TOEFL yang cepat dan dekat dari Indonesia, Curtin Singapore bisa jadi pilihan ideal baut kamu. Khusus untuk pendaftaran program Diploma, kamu tidak wajib memiliki IELTS/TOEFL, karena kamu bisa ikut tes Pearson Versant English Placement Test (PVT) di Curtin Singapore. Durasi kuliah di Curtin pun lebih singkat loh, hanya 2 tahun dari Diploma hingga lulus sarjana, dengan ijazah resmi dari Curtin University Australia. Selain itu, kamu juga punya opsi untuk bisa transfer ke kampus Curtin di Australia.

2. Malaysia: Bisa Pakai MUET

Malaysia punya alternatif tes bahasa Inggris yang lebih simpel, yaitu MUET (Malaysian University English Test). Kamu bisa daftar kuliah dulu, baru nanti ikut MUET setelah sampai di Malaysia loh! Biaya MUET juga jauh lebih murah dibanding IELTS. Ada banyak pilihan kampus top seperti UCSI, APU, Taylor’s, INTI, hingga Sunway. Dengan lokasi yang dekat dari Indonesia dan lingkungan multikultural, Malaysia bisa jadi opsi menarik buat kamu selain Singapura, untuk kamu yang mau studi luar negeri tanpa IELTS!

3. Kanada: Co-op Diploma dengan Magang Kerja

Banyak college di Kanada menawarkan program Diploma dengan sistem Co-op, yaitu kuliah yang dipadukan dengan magang kerja berbayar. Beberapa kampus menyediakan tes bahasa internal sebagai pengganti IELTS. Program ini lebih terjangkau dibanding langsung kuliah S1, dan setelah lulus diploma kamu bisa melanjutkan ke university. Jadi, sambil kuliah kamu sudah bisa menambah pengalaman kerja profesional di industri!

4. Selandia Baru: General English + Kerja Part Time

Kalau kamu belum siap langsung kuliah, New Zealand menawarkan opsi yang menarik, yaitu General English Course. Kamu cukup ikut placement test dari kampus tanpa harus punya IELTS. General English Course ini fleksibel dengan jadwal yang bisa dimulai setiap hari senin di setiap minggu. Dan kalau kamu mengambil durasi minimal 15 – 16 minggu, kamu sudah bisa mendapat izin kerja part-time hingga 25 jam per minggu! Jadi kamu bukan hanya belajar bahasa, tapi juga bisa menambah pengalaman kerja internasional!

Promo Spesial 2025 untuk Studi Luar Negeri Tanpa IELTS: Gratis Kursus Bahasa Hingga 4 Minggu

Ada kabar baik juga nih buat kamu yang tertarik dengan program General English Course ini. Karena, khusus pendaftaran di tahun 2025 ini, kamu bisa ikut kursus General English dengan diskon hingga hampir 20% dari harga normal, tanpa biaya pendaftaran, plus kelas gratis hingga 4 minggu loh! Kursus ini terbuka untuk pemula maupun intermediate, dan cocok untuk persiapan studi lanjut atau sekadar ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris di New Zealand!

Nah, ternyata nelum punya IELTS/TOEFL bukan jadi penghalang untuk kamu studi di luar negeri kan? Ada banyak jalur alternatif di Singapura, Kanada, Malaysia, hingga New Zealand.

Jadi, kalau kamu tertarik memulai perjalanan studi atau sekadar meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, jangan lupa untuk segera daftar ya! Yuk hubungi kami disini untuk bisa konsultasi gratis sekarang!

Studi Animasi di Malaysia

Studi Animasi di Malaysia

Studi Animasi di Malaysia menawarkan pengalaman belajar yang menggabungkan kreativitas, teknologi modern, dan kurikulum berstandar internasional.

Tidak hanya Amerika atau Jepang, tetapi industri animasi Malaysia juga saat ini semakin berkembang.  Negara ini menjadi salah satu destinasi populer bagi mahasiswa internasional yang ingin mengembangkan karier di industri animasi global.

Dengan gaya cerita yang khas, pengangkatan budaya lokal yang dikemas secara menarik, dan kualitas visual yang semakin canggih mengikuti perkembangan teknologi, studio-studio animasi lokal di Malaysia berhasil menciptakan karya yang mampu bersaing di tingkat internasional. Terbukti dengan beberapa kartun anak dari Malaysia yang tayang di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Ini menunjukkan bahwa peluang untuk berkarya di industri animasi semakin terbuka lebar. Nah, kalau kamu punya passion di bidang animasi, mulai dari membuat karakter, menulis cerita visual, sampai menciptakan efek visual yang memukau, dan tertarik untuk berkarier di industri kreatif ini, salah satu cara paling efektif untuk memulainya adalah dengan menempuh pendidikan formal di jurusan animasi.

Kampus-kampus ternama di Malaysia menjadi pilihan menarik, karena menawarkan jurusan animasi dengan kurikulum yang sudah disesuaikan dengan standar industri internasional. Selain itu, fasilitas yang disediakan juga mendukung mahasiswa untuk mengasah keterampilan profesional sejak dini.

Dengan bimbingan pengajar yang berpengalaman, akses ke software premium, dan peluang magang langsung di industri, kamu bisa mempersiapkan diri secara matang untuk masuk ke dunia kerja animasi yang kompetitif.

Beberapa pilihan kampus yang bisa kamu pertimbangkan adalah:

1. Asia Pacific University (APU)

Di APU, kamu bisa mengambil Bachelor of Arts (Hons) in Animation. Program ini menekankan pada animasi 2D dan 3D, efek visual, serta produksi film pendek. Salah satu keunggulan APU adalah statusnya sebagai pusat pelatihan resmi untuk software animasi kelas dunia, seperti Toon Boom.

Buat kamu yang belum familiar, Toon Boom adalah software animasi profesional yang digunakan oleh banyak studio internasional untuk memproduksi kartun dan serial anak terkenal di televisi. Fitur-fiturnya mencakup rigging karakter, efek visual, hingga integrasi penuh dengan pipeline produksi film, menjadikannya salah satu tools terpenting di industri animasi modern. Dengan fasilitas ini, mahasiswa APU bisa mendapatkan:

  • Kurikulum yang disusun mengikuti standar industri global.
  • Pelatihan langsung menggunakan software premium yang dipakai studio profesional.
  • Peluang magang dan kerja lebih luas, baik di studio lokal maupun internasional.

Dengan pengalaman ini, kamu bisa langsung bersaing di dunia kerja animasi, bahkan memiliki peluang untuk bekerja di projek yang tayang di berbagai negara.

2. UCSI University

Pilihan lain adalah Bachelor of Creative Arts (Hons) in 3D Animation Design di UCSI University. Program ini cocok untuk kamu yang tertarik pada visual storytelling dan ingin menjadi animator, VFX artist, atau motion designer. Di UCSI, kamu bisa belajar:

  • Desain karakter dan modeling.
  • Animasi dan compositing.
  • Efek visual untuk film dan media digital.

Kombinasi pembelajaran ini memberikan dasar yang kuat agar kamu siap bekerja di studio animasi profesional, baik lokal maupun internasional.

3. SEGi University

SEGi University menawarkan Bachelor of Arts (Hons) in Multimedia Design, yang tidak hanya fokus pada animasi, tetapi juga desain interaktif, produksi video, dan proyek multimedia. Program ini dirancang agar kamu bisa langsung menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri kreatif.

Keunggulan belajar di SEGi adalah kurikulum yang terhubung langsung dengan praktik industri, sehingga mahasiswa memiliki pengalaman nyata sebelum lulus. Bagi yang ingin bekerja cepat di studio atau bahkan memproduksi karya sendiri, ini menjadi pilihan yang sangat ideal.

Nah, ternyata industri animasi menawarkan peluang yang sangat luas. Dari merancang karakter yang menarik hingga menghasilkan film pendek yang bisa mendunia, semua itu berawal dari pendidikan yang tepat. Kuliah di Malaysia menjadi salah satu pilihan terbaik karena menawarkan program animasi dengan kurikulum lengkap, fasilitas profesional, serta peluang karier yang terbuka lebar di dunia industri kreatif.

Kalau kamu tertarik untuk studi animasi di Malaysia, silakan hubungi kami disini ya!

Kabar Baik! Mahasiswa di New Zealand Kini Bisa Kerja Hingga 25 Jam per Minggu

Mulai 3 November 2025, pemerintah Selandia Baru resmi menaikkan batas kerja paruh waktu (part time) bagi pemegang visa pelajar dari yang awaalnya 20 jam menjadi 25 jam per minggu selama semester aktif.

 Langkah ini merupakan bagian dari strategi “International Education: Going for Growth Plan” yang bertujuan menaikkan kontribusi ekonomi di sektor pendidikan internasional sampai 2x lipat dari NZ$ 3,6 miliar menjadi NZ$ 7,2 miliar dengan target meningkatkan jumlah mahasiswa internasional dari sekitar 83.700 di 2024 menjadi 119.000 di 2034.

Siapa Saja Yang Terkena Aturan Ini?

Update ini berlaku untuk semua pemegang visa pelajar baru (baik tingkat sekolah menengah maupun universitas) mulai 3 November 2025, termasuk jika pengajuan visa kamu sudah dilakukan sebelum 3 November 2025.

Fleksibilitas Bagi Siswa Sekolah Menengah

Aturan baru ini juga membawa angin segar bagi siswa sekolah menengah di Year 12 dan 13. Mereka juga bisa bekerja hingga 25 jam per minggu, asalkan tetap mendapatkan izin resmi dari orang tua dan sekolah. Jadi aturannya tidak berubah ya, hanya jumlah jamnya saja yang ditambah.

Gimana Dengan Pemegang Visa Lama?

Kalau kamu sekarang masih punya visa dengan batas kerja part time 20 jam per minggu tetapi mau dapat hak kerja part time hingga 25 jam, maka kamu harus mengajukan variation of conditions ataupun mengurus visa baru ya. Jadi kamu tidak otomatis dapat/ikut aturan baru ini dan tentunya ada biaya yang harus dikeluarkan kalau kamu mengajukan variation of conditions ataupun mengurus visa baru.

Kerja Full-Time Saat Liburan

Aturan lama soal kerja full-time di masa liburan tetap berlaku. Jadi, kalau libur musim panas atau jeda semester, student tetap bisa bekerja penuh waktu tanpa batasan 25 jam. Bahkan, bagi yang sudah pegang visa dengan izin kerja full-time saat liburan, biasanya akan lebih hemat kalau kamu memaksimalkan momen itu dulu. Tambahan 5 jam kerja per minggu bisa diurus setelah semester aktif berjalan kembali.

Manfaat dari Penambahan 5 Jam Kerja

  • Pendapatan Bertambah: Tentunya jika pekerjaan part time kamu dihitung/dibayar per jam, pendapatan kamu bisa bertambah dengan tambahan 5 jam kerja per minggu ini. Tambahan penghasilan kamu bisa lebih dari NZ$100 loh!
  • Pengalaman Kerja Lebih Banyak: Lebih banyak jam kerja berarti kamu punya lebih banyak peluang membangun network, soft skills, dan pengalaman praktik kerja.

Kesempatan Bagi Student Exchange

Sebelumnya, hak untuk bekerja terbatas hanya untuk kamu yang studi full time. Tapi, mulai November 2025, student exchange (termasuk program satu semester), juga akan mendapat hak kerja hingga 25 jam/minggu! Jadi aturan baru ini bisa sangat membantu supaya pelajar jangka pendek juga bisa bekerja secara legal di NZ!

Perlu Upgrade Sekarang atau Nanti?

Satu hal penting yang perlu diingat bahwa upgrade visa ini tidak wajib. Ada student yang mungkin memilih langsung mengurus perubahan/variation of conditions untuk bisa kerja 25 jam, ada juga yang lebih pilih menunggu hingga perpanjangan visa berikutnya. Bahkan, bagi mahasiswa yang sebentar lagi akan lulus, mungkin upgrade  visa juga tidak terlalu dibutukan. Jadi semuanya kembali pada kondisi dan prioritas masing-masing ya.

Kenaikan jam kerja part-time dari 20 jam menjadi 25 jam per minggu adalah kabar positif bagi pelajar internasional di Selandia Baru. Selain membuka peluang kerja lebih banyak, perubahan ini juga berarti menambah pendapatan yang cukup signifikan, apalagi dengan sistem pembayaran per jam yang berlaku di hampir semua pekerjaan part time. Dengan kebijakan ini, New Zealand membuktikan komitmennya untuk mendukung mahasiswa internasional, baik dari sisi finansial maupun kesempatan pengalaman kerja. Yang terpenting, jangan lupa untuk tetap mematuhi aturan visa dan pastikan status imigrasi kamu selalu aman ya!

Gimana? Kalau kamu tertarik untuk studi di New Zealand? Yuk hubungi Optima Education di 087777555886 untuk info lebih lanjut!

Kuliah Penerbangan di Kanada dan Raih Gelar Diploma + Commercial Pilot License

Buat kamu yang punya cita-cita jadi pilot profesional, kuliah penerbangan di Kanada mungkin bisa jadi salah satu pilihan terbaik. Kanada dikenal sebagai negara dengan sistem pelatihan penerbangan yang maju. Selain itu, Kanada juga didukung oleh infrastruktur bandara modern dan standar keselamatan internasional yang tinggi.

Nah, kamu bisa kamu bisa loh mendapatkan Ontario College Diploma sekaligus Commercial Pilot License (CPL-A) yang diakui secara internasional lewat program Aviation Commercial Pilot Operations. Program ini bersifat terintegrasi (integrated program) sehingga lebih hemat waktu dan biaya. Beberapa keunggulannya antara lain:

 Belajar Teori, Simulator, hingga Dapat Flying Hours

Program penerbangan di Kanada tidak hanya berfokus pada teori di kelas, tetapi juga mengombinasikan berbagai metode pembelajaran loh. Jadi kamu akan belajar tentang meteorologi, navigasi, aerodinamika, hingga regulasi penerbangan. Selain itu, ada juga simulator penerbangan canggih yang membuat kamu bisa berlatih dalam kondisi cuaca dan situasi penerbangan yang berbeda.

Bagian yang paling ditunggu tentu saja latihan terbang langsung.Untuk bisa mendapatkan Commercial Pilot License (CPL-A), kamu wajib mengumpulkan jam terbang (flight hours) tertentu. Nah, enaknya kuliah penerbangan di Kanada, biaya latihan terbang ini sudah termasuk di dalam tuition fee. Jadi kamu bisa tenang fokus menambah jam terbang tanpa harus memikirkan biaya ekstra tiap kali naik pesawat.

Tidak hanya itu, kamu juga berkesempatan untuk menambah pengalaman lewat Cross-Country Flying Hours. Bedanya, latihan ini bukan sekadar terbang di sekitar bandara latihan, melainkan benar-benar pergi ke bandara lain di luar area utama, sampai lintas batas ke Amerika Serikat. Pengalaman ini penting banget untuk membangun kemampuan navigasi jarak jauh yang akan kamu butuhkan di dunia kerja.Yang bikin lebih menarik, tidak semua sekolah penerbangan memberikan latihan cross-country seperti ini loh!

2. Berbasis di Bandara dengan Control Tower

Banyak sekolah penerbangan di Kanada, khususnya di Ontario, yang berbasis langsung di area bandara dengan control tower aktif. Hal ini akan memberikan pengalaman nyata seperti saat mengoperasikan pesawat di dunia profesional. Kamu akan latihan langsung di hangar airside bandara, dan juga mendapatkan akses untuk terbang di wilayah udara Kanada yang luas, sampai lintas batas ke Amerika Serikat!

3. Prospek Setelah Lulus

Setelah menyelesaikan program, kamu tidak hanya mendapatkan Ontario College Diploma, tetapi juga Commercial Pilot License (CPL-A) dari Transport Canada. Lisensi ini bisa jadi pintu masuk kamu untuk memulai karier di dunia penerbangan internasional.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa melanjutkan ke jenjang Advanced Diploma untuk memperoleh Frozen ATPL (Airline Transport Pilot License), yaitu sebuah tahapan penting sebelum bergabung dengan maskapai komersial besar.

Banyak juga lulusan yang memulai karier sebagai Flight Instructor, sambil menambah jam terbang untuk memenuhi syarat pilot maskapai.

4. Opsi Tambahan dengan Micro-Credentials

Mulai tahun kedua, kamu punya pilihan untuk mengambil micro-credentials yang memberikan sertifikasi tambahan. Opsi ini memang tidak wajib, tapi bisa jadi nilai tambah besar untuk karier kamu nanti. Beberapa di antaranya:

  • Single-Engine Cross-Country Time Building
    Di tahap ini, kamu berkesempatan melakukan penerbangan jarak jauh (cross-country) sebagai pilot-in-command. Latihan ini nggak cuma memenuhi syarat untuk Instrument Rating, tapi juga bikin skill navigasi jarak jauh kamu makin matang.
  • Multi-Engine Rating
    Kamu akan dilatih menggunakan pesawat multi-engine, salah satunya Piper Seneca. Latihan ini penting banget karena maskapai umumnya menggunakan pesawat bermesin ganda atau lebih.
  • Group 1 Instrument Rating
    Rating ini membekali kamu dengan kemampuan terbang menggunakan instrumen kokpit sebagai acuan utama, misalnya saat cuaca buruk atau malam hari. Program mencakup persiapan INRAT written exam, flight training, dan simulator training.
  • FAA Conversion
    Buat kamu yang berencana bekerja di Amerika Serikat setelah lulus, ada dukungan konversi lisensi Transport Canada menjadi lisensi FAA. Program ini menyiapkanmu untuk ujian teori sekaligus pelatihan tambahan agar memenuhi syarat FAA.

Kenapa Kamu Harus Memilih Kanada?

Selain kualitas pendidikan yang tinggi, Kanada juga dikenal sebagai salah satu negara terbaik untuk belajar penerbangan karena beberapa hal:

  • Punya Lingkungan multikultural: Banyak mahasiswa dari berbagai negara yang belajar di Kanada, jadi kamu bisa membangun koneksi internasional.
  • Kondisi cuaca beragam: Kamu bisa berlatih terbang dalam berbagai kondisi cuaca untuk meningkatkan kemampuan adaptasi.
  • Punya Reputasi global: Lisensi dari Transport Canada diakui oleh banyak otoritas penerbangan dunia, sehingga peluang karier kamu akan semakin luas.

Jadi, kalau kamu bercita-cita menjadi pilot profesional dengan karier internasional, program penerbangan di Kanada ini bisa jadi langkah awal yang tepat. Dengan kurikulum yang komprehensif, fasilitas modern, dan peluang karier global, ini saatnya kamu kuliah di Kanada untuk memulai perjalanan menuju kokpit maskapai internasional.

Gimana? Kamu tertarik kuliah penerbangan di Kanada? Silakan hubungi kami disini untuk konsultasi lebih lanjut!

 

Lulusan D3 bisa lanjut S1 / S2 di luar negeri

Image result for D3 ke s1

“Kak saya lulusan D3, bisa nggak ya kalau saya lanjut kuliah ke luar negeri?”

Pernah dengar pertanyaan semacam itu?

Jangan khawatir. Jika kamu lulusan D3 dan ingin melanjutkan studi ke luar negeri, beberapa negara ini bisa kamu pilih sebagai negara tujuanmu:

Australia: D3 lanjut S2 dengan kuliah 2.5 tahun

Dengan gelar D3 di Indonesia, kamu bisa coba apply Postgraduate Qualifying Program di universitas tertentu di Australia. Program ini durasinya hanya 4 bulan. Setelah lulus, kamu bisa melanjutkan studi dan mendapatkan gelar Master setelah 2 tahun study, dan berkesempatan untuk  bekerja di Australia setelahnya. Keren ya.

New Zealand: D3 lanjut S1 dengan kuliah 1 tahun

Ada college di New Zealand yang menawarkan program dengan durasi 1 tahun bagi lulusan D3, di mana kamu bisa mendapatkan double degree : Diploma level 7 New Zealand dan Bachelor degree (S1) dari universitas UK. Asiknya lagi, kamu berkesempatan untuk kerja setelah menyelesaikan masa studimu.

UK, Belanda, Singapura, dan Spanyol: D3 lanjut S1 dengan kuliah 1 tahun

Di UK, Belanda, Spanyol, dan Singapura, lulusan D3 bisa mendaftar program Top Up Degree buat dapat gelar S1. Top Up Degree ini cuma berdurasi 1 tahun.

Dengan program ini kamu juga bisa membuka lebih banyak pintu untuk belajar dan menambah pengetahuan. Setelah menamatkan program ini, kamu bisa melanjutkan studi ke tingkat yang lebih tinggi seperti Master Degree.

Di Spanyol kamu juga berkesempatan untuk mengikuti program magang di perusahaan nasional dan internasional, sambil atau setelah selesai kuliah.

Image result for top up degree

Amerika, Kanada, dan Malaysia: D3 lanjut S1 dengan kuliah 2-3 tahun

Buat kamu yang sudah memiliki ijazah D3, kamu bisa melanjutkan cita-cita untuk kuliah ke Amerika  atau Kanada dengan transfer kredit. Jumlah kredit yang bisa didapatkan akan dinilai pihak universitas.

Kemungkinan kamu masih perlu 2-3 tahun lagi untuk mendapatkan gelar S1.

Sementara di Malaysia, kamu juga bisa  melakukan kredit transfer dengan durasi sekitar 1.5 – 2 tahun.

Apa Semua Negara menerima transfer atau lulusan D3?

Di beberapa negara seperti China dan Itali, kamu tidak bisa melakukan transfer, top up degree, atau lanjut ke S1 langsung dengan ijazah D3 kamu. Jadi jika kamu berminat untuk lanjut kuliah di negara tersebut, kamu harus mengulang dari tahun pertama.

Sementara untuk kamu yang bercita-cita kuliah di Korea dengan ijazah D3, kamu harus belajar minimal 2 tahun untuk meraih gelar S1.

Kamu lulusan D3 dan mau lanjut kuliah di luar negeri? Isi form online berikut.

Kuliah di Adelaide

Kuliah di Adelaide, Ini Rincian Informasinya

Adelaide merupakan kota terbesar yang ada di negara bagian Australia Selatan. Adelaide juga merupakan kota dengan jumlah penduduk terbanyak ke-5 yang ada di Australia dengan jumlah penduduk mencapai 1,5 juta jiwa. Kuliah di Adelaide bisa dijadikan pilihan menarik karena di kota ini pun kualitas pendidikannya tidak kalah dengan kota-kota lainnya.

Kota ini memiliki luas wilayah 870 kilometer persegi. Selama lebih dari 170 tahun, Adelaide telah dikenal sebagai pusat pendidikan yang berkualitas lho! Tidak usah diragukan lagi standar mutu pendidikan yang ada di sini!




SEKILAS TENTANG KOTA ADELAIDE

Bagi para siswa internasional, Adelaide merupakan kota kosmopolitan yang aman dan masyarakatnya saling menghormati satu sama lain. Jadi, kuliah kamu bisa berjalan dengan lancar dan aman.

Penduduk di Adelaide terkenal akan keramahannya, terutama pada para mahasiswa internasional yang datang untuk tinggal dan belajar di Adelaide. Tak hanya penduduknya yang ramah, lingkungannya pun bersih. Adelaide punya banyak sekali taman, area hijau, area jogging dan bersepeda yang aman, dan fasilitas Wi-Fi di area Central Bussiness District. Inilah yang menjadi kelebihan Adelaide sebagai tempat untuk belajar, tinggal, maupun bekerja.

MENGAPA HARUS KULIAH DI ADELAIDE?

Ada banyak alasan mengapa kamu harus kuliah di Adelaide. Tetapi spesial untuk kamu, kami merangkumkan 5 alasan penting mengapa kamu harus berkuliah di kota ini agar kamu makin mantap kuliahnya! Apa saja?

  1. Adelaide adalah kota terbaik untuk ditinggal oleh mahasiswa asing

Adelaide dikenal sebagai kota dengan ciri khas tradisi kuliner yang kaya, festival, wine, dan komunikasi yang hangat dari warganya. Orang-orang dengan berbagai latar belakang budaya, agama, dan negara dapat hidup dan berbaur dengan mudah di Adelaide karena kota ini menawarkan keamanan untuk warganya.

  1. Biaya hidup yang murah

Dibandingkan dengan Sydney, Melbourne, Perth, dan Brisbane, biaya hidup di Adelaide terbilang paling murah untuk siswa internasional.

  1. Part time jobs

Tidak semua daerah di berbagai negara mengizinkan mahasiswa asing untuk bisa bekerja sebagai part time. Tapi untungnya, di Adelaide mahasiswa asing diizinkan untuk bisa bekerja part time. Mahasiswa asing diizinkan bekerja selama 20 jam per pekan. Biasanya mahasiswa yang bekerja part time di restoran, hotel, dan supermarket.

  1. Sistem transportasi yang mudah

Lokasinya yang ada di tengah-tengah Sydney dan Perth memudahkan kamu untuk pindah dari satu kota ke kota lainnya dengan banyak pilihan moda transportasi. Selain itu, di Adelaide juga sebentar lagi akan dibangun bandara internasional yang akan memudahkanmu pulang kembali ke negara asal secara langsung.

  1. Dukungan penuh untuk para siswa internasional

 Saat pertama kali tiba di Adelaide, siswa internasional yang datang akan diberi free welcome pack dan buku petunjuk yang berisi apa yang harus dilakukan dan informasi penting yang perlu kamu ketahui selama berada di Adelaide.

KEHIDUPAN DAN AKOMODASI DI ADELAIDE

Dimana harus tinggal?

Soal akomodasi, kamu tidak perlu khawatir akan tempat tinggal. Di Adelaide, banyak tersedia tempat tinggal yang bisa disesuaikan dengan budget yang kamu miliki. Adapun pilihan tempat tinggal di Adelaide dibagi jadi 5 jenis, seperti:

  • 24/7 Managed, jenis tempat tinggal ini memiliki staf yang siap sedia selama 24 jam selama 7 hari. Tempat tinggal ini menyediakan makanan untuk penghuninya dan biasanya lokasinya dekat dengan kampus sehingga memudahkan kamu untuk pergi dan pulang ke kampus setiap harinya.
  • Managed housing, merupakan jenis penginapan yang dilengkapi dengan dapur umum dan kamar mandi umum. Mirip seperti kamar kost di Indonesia.
  • Self managed, biasanya berupa sebuah rumah yang disewakan. Siswa akan bertanggung jawab secara penuh mengatur dirinya dan properti yang ditinggalinya. Makan pun akan ditanggung oleh diri sendiri. Mirip seperti rumah kontarakan kalau di Indonesia.
  • Purpose-built student building, merupakan jenis tempat tinggal yang memang ditujukan untuk siswa yang kuliah di Adelaide. terbagi atas :
    • University managed
    • Residential college
    • Commercial student apartment
    • Student hostel
    • Private rental
  • Homestay, merupakan jenis tempat tinggal dimana siswa tinggal bersama warga atau penduduk asli Adelaide. Biasanya ada warga yang memang menyewakan kamar di rumahnya untuk siswa yang berkuliah. Tinggal dengan warga memiliki banyak keuntungan, selain bisa memperlancar kemampuan Bahasa Inggris kamu, tinggal dengan keluarga lain di daerah asing akan membuatmu merasakan seperti memiliki keluarga kedua.Tinggal di homestay biasanya sudah lengkap dengan perlengkapan belajar seperti meja, kursi, kasur, dan lemari. Serta disediakan makan pula oleh pemilik rumah.

Berapa biaya hidup sehari-hari?

Biaya hidup tergantung dengan gaya hidup dan kebiasaan dari masing-masing individu. Tetapi untuk memudahkan kamu agar bisa mengatur keuangan selama di Adelaide, berikut ini kami lampirkan rincian umumnya.

  • Akomodasi:
    • Hostel dan guesthouse : sekitar $90 hingga $150 per pekan
    • Shared rental : sekitar $85 hingga $280 per pekan
    • Homestay : sekitar $235 hingga $325 per pekan
    • Boarding school : sekitar $11.000 – $22.000 per tahun
  • Transportasi : sekitar $15 hingga $55 per pekan
  • Telepon dan internet : sekitar $20 hingga $55 pekan

Ingat, gambaran biaya di atas merupakan perkiraan rata-rata biaya yang dihabiskan siswa selama di Adelaide. Kembali lagi pada gaya hidup masing-masing yang dijalankan oleh para siswa.

DAFTAR UNIVERSITAS DI ADELAIDE

Adelaide memiliki enam universitas ternama yang bisa kamu jadikan sebagai tempat kuliah. Semua universitas ini menawarkan berbagai program jurusan, mulai dari undergraduate course hingga postgraduate. Daftar universitas yang ada di Adelaide, antara lain:

  • The University of Adelaide
  • Flinders University
  • University of South Australia
  • Carnegie Mellon University Australia
  • Torrens University Australia
  • University College London

Universitas di Adelaide masuk ke dalam jajaran universitas terbaik di dunia. Misalnya, the University of Adelaide mendapat peringkat 125 versi QS ranking dan peringkat 142 versi THE ranking. Flinders university mendapat peringkat ke-#551-600 versi QS ranking dan 351-400 versi THE ranking. Sedangkan University of South Australia mendapat peringkat 251-300 versi THE ranking dan peringkat #=288 versi QS ranking.

BACA JUGA : KULIAH DI MELBOURNE

JURUSAN YANG TERSEDIA DI UNIVERSITAS-UNIVERSITAS DI ADELAIDE

Meski hanya ada enam universitas saja, tetapi universitas-universitas menawarkan banyak jurusan dengan kualitas terbaik. Tersedia jenjang kuliah mulai dari S1 hingga S2. Apa saja jurusan yang ada di universitas-universitas tersebut? Berikut ini diantaranya:

  • Arts
  • Music
  • Engineering
  • Applied biology
  • Nursing
  • Education
  • Science
  • Philosophy
  • Law
  • International studies
  • Information technology
  • Architectural
  • Communication and media
  • dll

BAGAIMANA CARA MENDAFTAR KULIAH DI ADELAIDE?

Bagaimana cara mendaftar kuliah di Adelaide? Cara yang bisa kamu lakukan untuk bisa mendaftar kuliah di Adelaide dengan mendaftar di universitasnya langsung dengan datang ke universitas atau melalui situs resmi universitas yang kamu pilih.

Tapi, jika kamu kesulitan dan tidak punya banyak waktu untuk mendaftar seorang diri, kami bisa membantu kamu mendaftar di universitas yang kamu inginkan. Caranya?

Cukup isi form di bawha ini berisikan data diri dan alamat e-mail yang lengkap, nanti tim konsultan kami akan menghubungi kamu untuk membantu pendaftaran.

 

University of Arizona

Kuliah University of Arizona

Kuliah di University of Arizona

Ranking:

  • Top 1 % in the world (Times Higher Edu World University Ranking & QS World University ranking)
  • #13 in the world for Engineering – Mineral (QS World University Ranking)
  • Top 100 universities in the World for Reputation (Times HE ranking)
  • #76 in Arts & Humanities in the world (Times HE ranking)
  • #73 in Business & Economics in the world (Times HE ranking)
  • #96 in Psychology in the world (Times HE ranking)
  • #62 in Physical Sciences in the world (Times HE ranking)
  • #101-125 for Social Sciences in the world (Times HE ranking)
  • 1% in the world for Clinical, pre-clinical & health, Engineering & Technology, Life Sciences and Computer Science (Times HE ranking)

Mau informasi lengkap dan pengurusan gratis untuk pendaftaran ke University of Arizona, visa, akomodasi, dll ?

Silakan isi form di bawah.

Sistem Pendidikan Tinggi di Korea Selatan

Sistem Pendidikan Korea Selatan

Kementerian Pendidikan mempunyai tanggung atas sistem pendidikan tinggi di Korea Selatan. Departemen Pendidikan merumuskan kebijakan, mengawasi dan mengelola lembaga, melakukan kontrol atas persyaratan staf pengajar dan persyaratan akademik juga.

Akreditasi institusional di sektor pendidikan tinggi adalah tanggung jawab Dewan Korea untuk Pendidikan Universitas (KCUE), sedangkan akreditasi program dilakukan oleh otoritas spesialis yang diakui oleh kementerian. Universitas di Korea Selatan harus mematuhi pedoman yang ditetapkan oleh Dewan Korea untuk Pendidikan Universitas.

Setelah 12 tahun pendidikan dasar dan menengah, siswa dapat melanjutkan ke pendidikan tinggi. Pendidikan Tinggi di Korea Selatan ditawarkan oleh berbagai jenis institusi dan dibagi sesuai dengan badan yang mendirikannya seperti :

  • Universitas Nasional: Didirikan dan dijalankan oleh Pemerintah Korea
  • Universitas Negeri: Didirikan dan dijalankan oleh Pemerintah Daerah
  • Universitas Swasta: Didirikan dan dijalankan oleh Lembaga Pendidikan yang tergabung.
Macam-macam Perguruan Tinggi menurut lembaga pembentuknya adalah:
  1. Perguruan Tinggi dan Universitas: ini bisa nasional, publik maupun swasta
  2. Universitas industri
  3. Universitas pendidikan: Ini adalah universitas negeri
  4. Perguruan tinggi junior: Ini adalah universitas negeri dan juga swasta
  5. Universitas Siaran dan Korespondensi: Ini adalah Universitas negeri
  6. perguruan tinggi teknik
  7. Jenis lembaga lainnya: Ini adalah lembaga swasta

3 Universitas terbaik di Korea Selatan disebut sebagai “SKY” – Universitas Nasional Seoul, Universitas Korea, dan Universitas Yonsei.

Sistem Pendidikan Tinggi di Korea Selatan : Latar Belakang

Pertumbuhan pendidikan tinggi di Korea Selatan dipengaruhi sejak zaman dahulu. Selama periode Raja So-Su-Rim di kerajaan Goguryeo, Tae-Hak, universitas nasional, berfokus pada studi Konfusianisme, seni bela diri, dan sastra.

Pada tahun 551, Silla, salah satu dari 3 kerajaan, termasuk Goguryeo mendirikan Guk-Hak dan mengajarkan cheirospasm. Ini juga memprakarsai pendidikan dan pelatihan kejuruan yang mengajarkan astronomi dan kedokteran.

Sarjana: Umumnya berlangsung selama 4 tahun.

Master: Dapat diselesaikan dalam waktu 2 sampai dengan 4 tahun.

Doktor: Program ini  diawasi langsung oleh Departemen Pendidikan. Lamanya program doctor  yaitu 3 tahun atau lebih dan membutuhkan penyelesaian tesis.

 

Sistem Pendidikan Tinggi di Korea Selatan : Program Lain yang Ditawarkan

Program Semester Reguler

Siswa Korea dan Internasional mengikuti kursus/program selama semester reguler. Program dimulai pada musim semi dan berlanjut hingga semester musim gugur. Bahasa pengantar adalah bahasa Korea atau bahasa asing yang umumnya bahasa Inggris.

Program Pertukaran Jangka Pendek

Banyak universitas di Korea memiliki program pertukaran internasional dengan universitas sejenis di seluruh dunia. Program-program ini memungkinkan siswa untuk belajar di universitas-universitas Korea untuk jangka waktu yang singkat dengan juga liburan musim panas atau musim dingin di antaranya. Siswa yang dipilih sebagai siswa pertukaran diharuskan memiliki nilai dan pengetahuan tertentu tentang bahasa asing.

Program Periode Liburan

Di Korea Selatan, ada beberapa sekolah yang menyediakan program/kursus musim panas dan musim dingin untuk siswa internasional. Kelas disediakan dalam bahasa dan budaya Korea, bersama dengan program studi pendidikan umum.

Kursus Bahasa Korea

Di Korea Selatan, ada banyak Universitas dan Kolese yang menawarkan kursus bahasa Korea kepada siswa internasional. Kursus-kursus ini ditawarkan di sekolah-sekolah bahasa dan bertujuan untuk meningkatkan komunikasi lisan dalam bahasa Korea para siswa. Ada kursus jangka pendek 3-4 minggu. Juga, ada kursus yang berjalan selama sekitar 10-40 minggu.

 

Persyaratan Pendaftaran

Untuk masuk ke Institusi Pendidikan Tinggi di Korea Selatan, siswa harus mengikuti ujian masuk – Tes Kemampuan Skolastik Perguruan Tinggi. Seiring dengan nilai ujian masuk, nilai siswa juga dipertimbangkan.

Persyaratan penerimaan untuk setiap institusi berbeda-beda, jadi hubungi institusi masing-masing untuk mengetahui lebih lanjut tentang persyaratan penerimaan.

Ujian masuk
  1. Tes Kemampuan Skolastik Perguruan Tinggi- CSAT: CSAT adalah tes standar yang digunakan oleh Universitas dan Kolese di Korea Selatan untuk proses penerimaan.
  2. Tes Kecakapan Bahasa Korea
  3. Test of Proficiency in Korea, atau TOPIK: TOPIK menilai kemampuan bahasa Korea dan digunakan untuk masuk ke Institusi Pendidikan dan untuk tujuan mencari kerja di Korea Selatan.

 

Tes Kemahiran Bahasa Inggris
  1. TOEFL: Tes Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing mengevaluasi kemampuan bahasa Inggris dan pengetahuan siswa dalam konteks akademik.
  2. IELTS: International English Language Testing System mengevaluasi kompetensi bahasa Inggris orang asing.
  3. TEPS: Test of English Proficiency adalah tes kecakapan bahasa Inggris yang dibuat oleh Institut Pendidikan Bahasa Universitas Nasional Seoul untuk mengevaluasi kemampuan bahasa Inggris peserta tes Korea Selatan.

 

Tahun akademik

Dimulai pada bulan Maret, tetapi banyak universitas menerima mahasiswa baru dua kali setahun, pada bulan Maret dan September. Tahun akademik dibagi menjadi 2 semester, dengan liburan musim panas dari Juli hingga Agustus, dan liburan musim dingin dari Desember hingga Februari.

Pelajar internasional

Korea Selatan menyambut Siswa Internasional dari seluruh dunia. Pada 1 April 2010 Statistik mahasiswa internasional di Korea, ada 83.842 mahasiswa asing belajar di 328 universitas. Berdasarkan negara asal, mahasiswa internasional berasal dari 171 negara. Berdasarkan bidang studi, terdapat 17.064 mahasiswa bahasa Korea, 43.709 mahasiswa sarjana, 16.291 mahasiswa pascasarjana dan 6.778 mahasiswa lainnya.

Beasiswa

Ada banyak program beasiswa yang ditawarkan kepada Siswa Korea dan Internasional. Banyak dari Kementerian pemerintah Korea menyediakan berbagai jenis program beasiswa kepada siswa. Juga, banyak universitas menyediakan program beasiswa untuk siswa internasional.

Biaya pendidikan

Biaya kuliah bervariasi tergantung pada Institusi dan juga program yang diambil.

 

Jika kamu ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang Sistem Pendidikan Tinggi di Korea Selatan, silahkan isi form online berikut nanti tim student counselor kami akan segera menghubungi kamu !

 

Auckland dan Wellington Naik Peringkat dalam Indeks Kota Paling Layak Huni

Dalam penilaian tahunan yang dilakukan oleh Economist Intelligence Unit (EIU), Auckland dan Wellington berhasil meraih kemajuan dalam daftar kota paling layak huni di dunia. Laporan ini mencakup 173 kota yang dinilai berdasarkan lima kategori: stabilitas, kesehatan, budaya dan lingkungan, pendidikan, serta infrastruktur.

Auckland kini menempati posisi ke-9, naik dari posisi ke-10 tahun lalu, sementara Wellington melompat tiga peringkat menjadi ke-20. Pencapaian ini menjadi istimewa mengingat Auckland pernah meraih gelar kota paling layak huni pada tahun 2021 berkat responsnya yang tanggap terhadap pandemi COVID-19.

Wina Pertahankan Posisi Puncak

Wina, Austria, kembali menduduki peringkat teratas sebagai kota paling layak huni di dunia. Ini adalah tahun ketiga berturut-turut bagi ibu kota Austria tersebut. Wina berhasil meraih skor sempurna 100 di empat kategori, meski sedikit terpengaruh dengan skor 93,5 pada kategori budaya dan lingkungan, yang disebabkan oleh kurangnya acara olahraga besar.

Posisi kedua ditempati oleh Kopenhagen, Denmark, diikuti oleh Zurich, Switzerland, di posisi ketiga.

Kota-kota Australia Menghadapi Penurunan

Di sisi lain Selat Tasman, Sydney dan Melbourne, meskipun masih berada di 10 besar, mengalami penurunan peringkat. Laporan tersebut mengidentifikasi “kekurangan signifikan dalam ketersediaan perumahan” sebagai faktor utama yang mempengaruhi skor mereka. Hal ini juga berdampak pada Toronto, Kanada, yang keluar dari 10 besar.

Peringkat Terendah

Di bagian bawah daftar, Damaskus, Suriah, menempati urutan terakhir, diikuti oleh Tripoli, Libya, dan Algiers, Aljazair, yang menghuni tiga posisi terbawah.

Hong Kong mencatatkan kemajuan paling signifikan dengan kenaikan 11 tempat ke posisi ke-50, sedangkan Tel Aviv mengalami penurunan terbesar, jatuh 20 tempat ke posisi ke-112 akibat konflik yang terus berlangsung di wilayah tersebut.

Daftar Kota Paling Layak Huni di Dunia

  1. Wina, Austria
  2. Kopenhagen, Denmark
  3. Zurich, Switzerland
  4. Melbourne, Australia
  5. Calgary, Kanada
  6. Geneva, Switzerland
  7. Sydney, Australia
  8. Vancouver, Kanada
  9. Osaka, Jepang
  10. Auckland, Selandia Baru

Kemajuan yang diraih Auckland dan Wellington menunjukkan komitmen kedua kota untuk menciptakan lingkungan yang aman dan berkualitas bagi warganya, sekaligus menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.